Susah-susah gampang memilih kucing-kucing terbaik kualitas show atau kontes. Beberapa bahkan tak sabar untuk membeli kucing impor secara langsung, walau sebelumnya tidak memiliki pengalaman merawat kucing.
Mengapa harus kucing kualitas show? pernah kami bahas disini http://prabucats.blogspot.com/2015/07/harga-kucing-yang-relatif.html
Susahnya adalah, urusan dengan cattery bukanlah semata urusan jual-beli, cattery yang memiliki reputasi tidak pernah memberikan kucing-kucingnya kepada sembarang orang. Bagi mereka urusan adopsi adalah urusan sakral, calon adopter di seleksi secara ketat dan lebih banyak yang ditolak. Hal ini pernah kami singgung di tulisan sebelumnya http://prabucats.blogspot.com/2015/07/bloodline-kucing.html
Maka saran kami adalah...
Pertama, beli kucing pertama dari cattery Indonesia yang memiki reputasi baik, jangan impor dahulu. Berikut ini adalah alasan-alasannya
- Membeli kucing import bagai beli kucing dalam karung, apalagi untuk pemula. Kita belum memiliki pengetahuan tentang cattery-cattery di luar sana. Sudah banyak kasus scam alias penipuan. Uang sudah di transfer, kucing tidak pernah dikirim. Hiii ngeri...
- Penipuan lain yang mungkin terjadi adalah dikirimnya kucing yang kualitasnya tidak memadai, bahkan cacat atau penyakitan. Hal ini sudah sering terjadi. Dikarenakan minimnya pengetahuan kita.
- Penipuan jenis lain : beda kucing antara yang difoto dan dikirim. Ini pun sudah sering terjadi. Keuntungan adopt dari cattery Indonesia adalah, kucingnya bisa dilihat secara langsung. Semua lebih transparan.
- Kualitas. Untuk catlover pemula, tentunya belum dikenal kiprahnya di dunia kucing, tidak mungkin mendapat kepercayaan untuk diberikan kucing dengan kualitas bagus. Karena semua butuh proses. Daripada mahal-mahal keluar biaya untuk kucing import dengan kualitas biasa saja, kucing kualitas show dari cattery Indonesia masih lebih baik.
- Jangan merusak nama baik Indonesia. Untuk yang belum pernah pelihara kucing, sebaiknya latihan dahulu pelihara kucing selama 1-2 tahun. Yang ditakutkan adalah, ketika menggunakan kucing impor untuk coba-coba, ternyata kaget dengan susahnya perawatan, mahalnya biaya-biaya makanan, kemudian bosan, maka kucing impor tersebut dengan mudahnya dijual. Alhasil nama baik Indonesia menjadi tidak dipercaya lagi oleh cattery-cattery dari luar. Karena mereka semua tidak suka kucingnya di jual lagi ke pihak lain.
Kedua, ikuti Diklat Dasar Cattery dari ICA
Beruntung kita hidup di Indonesia. Sepertinya hanya di Indonesia, yang ada diklat untuk catlover. Disini dengan mudah kita belajar ilmu genetika, pola warna, dan bahkan akhir-akhir ini disertai dengan belajar grooming. Karena di negara-negara lain harus belajar hal ini secara otodidak.
Disini kita juga mendapatkan dasar-dasar kualitas kucing, jadi membantu kita untuk mengetahui kualitas seekor kucing. Rugi kalau tidak mengikuti Diklat Dasar ini, karena mengikuti diklat dasar juga sebagai syarat untuk menjadi cattery ICA.
Jadwal diklat dasar cattery bisa dicek disini http://www.cattery.co.id/events/
Ketiga, mengikuti kontes internasional minimal selama satu tahun penuh
- Sebanyak apapun buku yang dibaca, konsultasi dengan expert, website-website bahkan jurnal yang dibaca, tidak akan bisa menggantikan experience dalam mengikuti show selama satu tahun penuh. Ikut show ya, bukan menonton show...
- Teori akan sempurna dengan praktek. Dengan mengikuti show selama satu tahun penuh, kita akan memiliki kemampuan menilai kualitas kucing dengan baik. Dengan ini kita tidak akan bisa ditipu oleh breeder-breeder yang tidak jujur. Kami sendiri pun pernah mengalami, membeli kucing dengan rahang underbite, namun di klaim sang breeder dengan kualitas show. Dengan sering mengikuti show, selama satu tahun penuh, kita akan relatif terhindar dari hal seperti ini.
- Dengan rajin mengikuti show, tentu kita akan memahami tentang bloodline kucing yang bagus. Akan mengetahui cattery-cattery di luar sana yang bagus. Juga akan tahu tentang cattery-cattery luar yang memiliki reputasi baik dan buruk, atau bahkan penipu. Tentu ini akan mengurangi berbagai risiko ketika kita akan impor nanti.
- Dengan rajin mengikuti show di ICA atau CFA, maka kita sejatinya sedang membangun reputasi dan kepercayaan para breeder untuk memberikan kucing yang terbaik. Konsistensi kita akan dinilai, begitu juga perkembangan kita, dan lain-lain. Ini semua akan menjadi pertimbangan.
- Jangankan minta ke cattery luar untuk kucing yang bagus, untuk cattery Indonesia yang baik pun biasanya tidak akan memberikan kucing kualitas kontes kepada pemula. Semuanya butuh proses. Tapi untuk cattery Indonesia, relatif lebih mudah. Dengan sudah mengikuti Diklat Cattery, biasanya akan memberikan kucing kualitas show. Cattery luar? jangan harap...
Keempat, Pilih Cattery yang tepat, yang mau dan mampu menjadi mentor
- Untuk cattery lokal, wajib datangi! Yang mau kita pelihara adalah kucing yang tidak murah, apalah arti tiket pesawat, bensin dan sebagainya. Toh hitung-hitung bisa sekalian silaturahmi. Tapi pastikan memang sudah minat serius dengan kucing di cattery tersebut, jangan kita membuang-buang waktu cattery tersebut, karena kurang etis. Kalau cattery luar memang agak susah untuk lihat langsung.
- Lihat secara langsung kondisi kucingnya. Cattery yang memiliki reputasi bagus, kucing-kucingnya terlihat sehat, bersih, gemuk-gemuk, bahagia. Akan terlihat jelas bedanya jika kucing-kucingnya kusam bulunya, mukanya suram, murung terlihat tidak bahagia. Ingat, cattery tempat kita adopt adalah calon mentor, pilih calon mentor yang terbukti bisa membuktikan perawatan kucingnya dengan baik.
- Breeding Program. Lihat bloodline parent stock, tidak mesti harus import ya... Tapi cattery yang memiliki reputasi bagus pasti disiplin dengan bloodline. Tidak asal breeding, dan selalu memperbarui serta memperbaiki bloodline.
- Gelar Parent Stock. Jika di cattery tersebut ada kucing bergelar GC NW atau GC RW, bisa dipastikan memiliki parent stock import yang baik. Karena gelar tersebut hanya bisa didapat di luar Indonesia, dan tentunya cattery luar tidak akan mudah mempercayakan kucing-kucing dengan gelar tersebut. Ada juga kucing gelar GC DW, berarti cattery tersebut juga memiliki parent stock baik, dan care dengan penampilan kucing karena pasti rajin mengikuti show di Indonesia (atau di international division). Atau minimal gelar GC sudah relatif baik. Walau belum tentu semua yang belum bergelar itu tidak baik, tapi dengan adanya gelar relatif lebih terbukti karena melibatkan penilaian juri.
- Lihat konsistensi hasil breedingnya. Apakah baik, atau meleset jauh dari parent stock nya. Bagaimana prestasi anak-anak kucing hasil breedingnya (bukan parent stock importnya) ketika kontes?
- Komitmen untuk membimbing. Terbuka untuk diskusi dan lain-lain. Atau mungkin untuk mengajari grooming. Tentunya grooming dasar untuk perawatan sehari-hari, untuk grooming show biasanya cattery akan mengadakan kursus tertentu, atau merekomendasikan kursus. Termasuk sharing masalah bloodline, program breeding, genetik, fenotip, perawatan dan kesehatan kucing, serta semua hal lainnya.
- Untuk adopt dari cattery luar biasanya orang kita selalu tergiur nama besar. Ada benarnya juga, namun tetap perhatikan kualitas kucingnya. Both bloodline and fenotipe are important!
Kelima, bersabar!
- Walau budget untuk impor kucing ada, bersabarlah... Karena kunci sukses cattery adalah bersabar.
Oke, sudah dapat nih cattery idaman saya. tapi selalu tidak ada kucing available? alasannya di keep semua? padahal sepertinya ada yang available?
- cattery dengan reputasi bagus memang hampir tidak pernah ada available. Kalaupun ada, cepat sekali adopted
- alasan di keep semua, bisa jadi benar, bisa jadi tidak. Mungkin karena mereka belum percaya sepenuhnya dengan kita. Termasuk kalau ada yang available. Pengalaman di Prabu Cattery sendiri, ketika memajang kucing available bisa dengan waktu yang lama. Bukan karena tidak ada calon adopter, tapi beberapa calon adopter yang meminati masih belum sesuai kriteria kami. Kalau kejadiannya seperti ini, kita harus bersabar untuk meyakinkan cattery nya..
- Nah, kalau memang belum ada yang available, dan cattery nya sudah sreg dengan kita, biasanya selalu mengakhiri percakapan dengan "keep in touch". Kalau begitu ya berarti memang harus bersabar menunggu. Percayalah, menunggu sampai 1 tahun sekalipun worth it. Pengalaman kami dulu menunggu Don Jon adalah 1,5 tahun, Chilli 1 tahun.
Sekian sharingnya, semoga berguna :)
Showing posts with label harga kucing. Show all posts
Showing posts with label harga kucing. Show all posts
Wednesday, July 22, 2015
Thursday, July 9, 2015
Harga Kucing yang relatif
Harga Kucing itu relatif,
Begini ceritanya...
Beberapa minggu terakhir, Prabu Cattery banyak berhubungan dengan calon adopter, dikarenakan ada beberapa kucing yang available (link ada disini jual kucing ). Sebagaimana cattery pada umumnya, banyak calon adopter pemula yang masih kaget dengan mahalnya biaya adopsi kucing. Tentunya mereka juga akan kaget ketika tahu mahalnya biaya perawatan kucing di cattery sehari-hari. Pernah juga kami tulis disini http://prabucats.blogspot.com/2014/03/mengapa-harga-kucing-ras-mahal.html
Sekedar berbagi pengalaman, kami pun pernah dalam posisi yang sama. Ketika baru mencari kucing kami yang pertama. Dengan pengalaman tersebut, maka tulisan ini ada, untuk berbagi :)
Begini ceritanya...
Beberapa minggu terakhir, Prabu Cattery banyak berhubungan dengan calon adopter, dikarenakan ada beberapa kucing yang available (link ada disini jual kucing ). Sebagaimana cattery pada umumnya, banyak calon adopter pemula yang masih kaget dengan mahalnya biaya adopsi kucing. Tentunya mereka juga akan kaget ketika tahu mahalnya biaya perawatan kucing di cattery sehari-hari. Pernah juga kami tulis disini http://prabucats.blogspot.com/2014/03/mengapa-harga-kucing-ras-mahal.html
Sekedar berbagi pengalaman, kami pun pernah dalam posisi yang sama. Ketika baru mencari kucing kami yang pertama. Dengan pengalaman tersebut, maka tulisan ini ada, untuk berbagi :)
- Saya sanggupnya pelihara pet atau breed quality saja, sepertinya masih kemahalan untuk kucing show
Bisa benar, bisa tidak. Jika tujuan kita pelihara kucing hanya untuk satu ekor saja, dan kucing di steril (neuter/spay) tentunya tidak masalah. Namun apabila ada niat breeding atau akan mengawinkan kucing tersebut kedepannya, atau malah ada niat menjadi cattery, maka akan ada sedikit permasalahan.
Mengapa kami anjurkan untuk pelihara kucing kualitas show? karena akan terbukanya kesempatan menjadi cattery.
Mengapa harus menjadi cattery?
- Pertama, kita akan tertib breeding. Mengikuti standarisasi asosiasi kucing internasional seperti CFA dan FIFe/ICA
- Kedua, anakan yang dihasilkan relatif lebih baik kualitasnya. Karena indukannya show quality
- Ketiga, ketika bertemu masalah overpopulasi, akan lebih mudah untuk mencari adopter. Karena asumsi kucing-kucing yang dihasilkan bagus-bagus karena induk show quality. Bayangkan dari kucing sepasang kita akan beranak-pinak menjadi puluhan.
- Keempat, harga jual kucing yang relatif bagus ketika ada anakan.
Mengapa peduli-kan harga jual? Materialistis sekali cattery?
Percayalah, biaya perawatan kucing masih selalu lebih mahal dari harga jual kucing. Paling tidak hobi kita ini bisa membiayai dirinya sendiri, untuk pembelian makanan kucing, vitamin kucing, vaksin, gaji cattery boy/girl, obat-obatan, grooming, listrik ac dan blower, biaya show dan lain-lain.
Justru kami sedih melihat teman-teman yang pada akhirnya harus menjual kembali kucingnya, karena tidak ada biaya untuk merawatnya. Hal ini menjadi satu faktor mengapa kita lebih baik untuk menjadi cattery resmi
- Di forum-forum internet banyak yang jual kucing lebih murah, mengapa saya harus beli di cattery resmi seperti Prabu?
- Bebas penipuan. Tentunya sedang marak penipuan online, sudah banyak yang jadi korban. Hampir semua cattery resmi jelas penampakannya, alamatnya, orang-orangnya. Bisa ditemui di catshow-catshow besar.
- Kesehatan dan perawatan yang terjamin. Tentunya kita menginginkan kucing yang akan menjadi anggota keluarga, berinteraksi dengan anak-anak, dengan kita, dan orang-orang dirumah. Bagaimana jika kucingnya mengidap penyakit? virus, bakteri, kutu, dan lain-lain. Untuk beli dari cattery resmi tentunya lebih terjamin, apalagi yang rajin mengikuti show/kontes.
- Karakter kucing. Di cattery-cattery resmi cenderung memiliki karakter kucing yang lebih ramah dan manja. Karena interaksi dan perhatian yang intens setiap hari. Di Prabu Cattery sendiri, semua kucing pasti akan menghampiri manusia yang mendekat. Juga sangat patuh, tenang dan menurut ketika harus dimandikan dan dikeringkan.
- After Sales. Ketika membeli kucing dari cattery resmi, tentunya jaminan untuk konsultasi berkesinambungan dari expert yang lebih diakui. Karena banyak di dunia online yang hanya sekedar menjual kucing, tapi ketika ditanya-tanya tentang perawatannya, sang penjual tidak paham apa-apa. Pada akhirnya harus "mengganggu" cattery resmi dengan menjadi tempat bertanya, walau tidak beli dari cattery resmi tersebut. Tentunya tidak semua cattery resmi berkenan untuk ditanya-tanya dengan selain oleh adopter-nya sendiri.
- Bimbingan. Ada beberapa cattery resmi, seperti Prabu tentunya, yang terbuka dan support kepada adopter. Dibimbing hingga menjadi cattery resmi juga, dibimbing tentang cara perawatan yang baik, tentang bloodline dan lain-lain, Bahkan merekomendasikan import kucing dari cattery yang terbaik. Karena kami ingin adopter kami juga maju. Ketika adopter maju, dapat line bagus, tentunya kita tidak melulu harus impor kucing. Bisa tukar line dengan adopter.
Maka mahal-murah menjadi relatif.
- Oke, saya tertarik beli kucing dari cattery resmi, lalu mengapa harga adopsi di cattery resmi beda-beda? Saya mau beli yang murah saja bagaimana?
Sekali lagi mahal-murah menjadi relatif...
- Seperti kata pepatah, ada harga ada rupa. Tentunya beda antara yang indukannya impor, dengan lokal. Kualitas anakan, jalur bloodline juga pasti beda. Perawatan maksimal dengan yang seadanya juga beda. Kualitas makanan, vitamin, catroom, juga beda.
- Tidak semua cattery resmi terbuka untuk membimbing adopternya.
- Kualitas berbicara. Misalkan kita beli kucing betina, normalnya akan mengalami 6-7 kali lahiran seumur hidupnya. Misalkan satu kali lahiran rata-rata ada dua ekor bayi kucing, maka satu kucing betina akan memiliki anak kucing 12-14 ekor selama hidupnya. Bayangkan kalau cuma perbedaan harga induk yang sebenarnya tidak terlalu besar, akan mempengaruhi kualitas 12-14 ekor anakan...
Bahkan ketika selisih harga induknya senilai satu ekor anak kucing pun, worth it untuk dikejar. Karena pengaruhnya akan ke 12-14 ekor anakan. Apalagi kalau kucing jantan, yang akan kawin ke beberapa betina, akan mempengaruhi puluhan anakan yang akan kita hasilkan nanti. Kualitas anakan kita nanti tentunya akan berpengaruh ke : lebih mudah mencari adopter, harga jual yang lebih baik.
Sekali lagi, kejarlah kualitas. Jangan terlalu memperhatikan harga yang sebenarnya menjadi relatif dan hanya beda sedikit. Apalagi akan mempengaruhi kualitas semua anakan kita nanti.
Kejar kualitas ini juga berlaku untuk kucing impor. Tidak semua kucing impor mesti bagus, banyak juga yang kalah dengan kucing anakan Indonesia. Beberapa catlover bernafsu untuk impor kucing, dengan harga yang tidak murah. Wajar, kami pun pernah mengalami. Menurut hemat kami, dengan biaya yang sangat mahal untuk impor, bukankah lebih baik memilih dan membeli kucing-kucing yang benar-benar bagus saja? Lebih baik bersabar...
Sama seperti di Indonesia, lebih baik bersabar untuk menunggu anakan-anakan dari cattery resmi yang sudah kita percaya. Daripada harus "berjudi" dengan membeli kucing dari tempat yang belum kita kenal.
- Penyesalan akan muncul belakangan. Setelah terbiasa dengan catshow, kontes, dan lain-lain, maka tentunya kita akan selalu menginginkan kucing yang the best. Sementara kemampuan kita memelihara kucing terbatas, tidak mungkin pelihara kucing dengan jumlah banyak. Akhirnya terpaksa harus menjual kucing-kucing lama yang kualitasnya dianggap biasa-biasa saja, yang kita beli hanya karena lebih murah saja.
Percayalah, rasanya sangat tidak enak untuk menjual kucing-kucing lama. Selain karena tidak enak dengan cattery tempat kita membeli dulu, tentunya kita juga sudah terlalu sayang dengan kucing yang sudah kita pelihara lama. So, sebelum itu kejadian, dari pengalaman kami lebih baik pelihara yang bagus sekalian dari awalnya.
Penutup
Sekali lagi kembali ke tujuan kita pelihara kucing.
- Kalau untuk sekedar pelihara dirumah tanpa niat untuk dikawinkan atau breeding, beli kucing kualitas pet/breed saja sudah cukup. Tapi tetap di cattery resmi, mengingat pertimbangan-pertimbangan seperti yang telah ditulis diatas. Daftar cattery resmi bisa cek di http://www.cattery.co.id/gallery-cattery/
- Jika ada niat breeding, atau malah menjadi cattery, tahan diri untuk hanya beli yang show quality dari cattery yang terpercaya. Lebih baik menunggu untuk mendapatkan yang terbaik.
- Jika ada niat breeding, juga menjadi cattery, tapi terkendala dengan budget, sebaiknya memang menabung dahulu. Jangan paksakan beli yang sesuai budget, karena ditakutkan akan menyesal di kemudian hari.
- Untuk yang masih pemula, bisa dibaca lengkap semua link yang terlampir diatas, untuk contekan harga kucing bisa kesini http://prabucats.blogspot.com/2013/05/berapa-harga-kucing-persia-di-indonesia.html
Semoga tips-tips nya bermanfaat,
Ied Mubarak, Taqabbalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir batin, selamat berkumpul bersama keluarga
Salam hangat dari Prabu Cattery
Tuesday, March 25, 2014
Mengapa harga kucing ras mahal?
Mau menulis santai dulu ya...
Sering kali kami PrabuCattery.com diminta adopter untuk tidak men- jual kucing , adopter minta untuk dihibahkan saja.. atau semi-hibah. Kami juga baru tahu istilah semi-hibah :) (FYI faktanya Prabu cattery memang tidak menjual kucing yaa..)
Menurutnya, semi-hibah adalah adopter hanya sekedar mengganti biaya perawatan dan makanan selama kucing berada di breeder. Okay...
Prabu : "baik mas, berapa biaya semi-hibah yang mas tawarkan?"
X : "Rp 400.000 ...."
Prabu : "wah itu untuk vaksin nya saja belum cukup mas..."
X : "lalu berapa dong?"
Prabu : "baik.. saya bantu hitung yaaa..."
Asumsi kucing yang mau di adopsi usia 10 bulan
- Biaya persalinan di dokter hewan Rp 500.000/ekor (ini kalau lahir normal lho.. kalau caesar bisa lebih lagi)
- Biaya Vaksin dan obat cacing Rp 500.000
- Biaya makanan, vitamin, dll selama Rp 300.000/bulan x 10 = Rp 3.000.000
- Biaya grooming, shampoo, dll Rp 100.000/minggu x 4 x 10 = Rp 4.000.000
- Biaya cattery boy atau PRT yang mengurus kucing Rp 150.000/bulan/kucing x 10 = Rp 1.500.000
- Biaya pejantan (misalkan induknya di pacak) Rp 3.000.000 lahir 2 kitten = Rp 1.500.000
- Biaya listrik dan air (mandi air panas, ac, dehumid, blower, vacum, dll) Rp 200.000/bulan = Rp 2.000.000
- Biaya makanan dan vitamin induk betina selama hamil dan nyapih = Rp 750.000/kitten
- Biaya sewa ruangan (asumsi cattery sewa rumah) Rp 100.000/kucing/bulan = Rp 1.000.000.
Maka biaya ganti perawatan adalah Rp 15.000.000 per ekor kucing..
- asumsi diatas berlaku untuk kucing non-ped
- sesuai asumsi diatas, indukan betina didapatkan dengan gratis. (tentunya kalau indukannya tidak gratis, apalagi impor, di ilmu akuntansi kita mengenal biaya penyusutan atau amortisasi)
- asumsi diatas, breeder tidak dibayar atau tidak digaji.
- hitung-hitungan diatas tidak menghitung juga penyusutan kandang, alat-alat elektronik dll.
- hitung-hitungan diatas tidak membebankan biaya brand cattery untuk catshow, untuk diklat, untuk pendaftaran cattery, iklan cattery, kursus grooming dll.
- kucing belum pernah ikut show
Kasihan pemilik cattery nya kan kalau itu tidak dihitung? oke, sekarang kita hitung semua biar fair.. pemilik cattery tidak dirugikan
- biaya sertifikat dan microchip Rp 500.000 (ica dan cfa)
- biaya amortisasi dan perawatan indukan impor : Rp 3.000.000/kitten (indukan impor kucing persia rata-rata harganya Rp 60.000.000)
- untuk amortisasi indukan non-impor Rp 1.000.000/kitten
- breeder tidak digaji
- penyusutan kandang dan alat-alat elektronik Rp 500.000
- Biaya brand cattery Rp 1.500.000
- Kucing 1x ikut show Rp 1.500.000
Nah lho.. sekarang biaya semi-hibah jadi Rp Rp 20.000.000 per ekor kucing (untuk indukan non-impor). Itupun breedernya belum digaji
Pertanyaan : Lalu kenapa ada yang jualnya diatas Rp 20.000.000 untuk anakan?
Jawaban : Ya wajar saja, perawatan tiap cattery beda-beda. Ada yang kursus groomingnya sampai ke luar negeri, ada cattery yang memberikan makanan daging segar, ada yang indukan jantan dan betina nya semua impor, belum lagi ada risiko anak kucing mati, indukan mati... membuat biaya-biaya jauh lebih mahal. Sangat wajar
Pertanyaan : Lalu kenapa ada yang jualnya dibawah Rp 20.000.000?
Jawaban : berarti itu cattery nya baik hati hehehe... lho berdasarkan hitung-hitungan diatas, cattery rugi kok jual dibawah Rp 20.000.000
Pertanyaan : Lalu kenapa ada cattery yang jualnya dibawah Rp 10.000.000?
Jawaban : nah, itu lebih baik hati lagi... justru salah kalau kita protes "kemahalan nih, saya cuma mau ganti biaya perawatan aja!" ya ganti biaya perawatan malah Rp 20.000.000 toh?
Nah, sekarang kembali ke pertanyaan diatas, calon adopter bingung karena mendapatkan angka Rp 20.000.000 dengan "semi-hibah"-nya
X : kok mahal ya mbak?
Prabu : lho kan mas sendiri yang maunya semi-hibah....
X : Yah mbak.. aku kan masih pelajar, mana ada dana segitu
Prabu : jadi maunya?
X : habis kata mama-ku ga boleh beli kucing, bolehnya ganti biaya perawatan saja..
Prabu : oh... (sepertinya maksudnya tentang halal-haram jual beli kucing. hal ini pernah kami tulis di http://prabucats.blogspot.com/2013/05/apakah-jual-beli-kucing-haram.html )
Dalam hati sempat berpikir...
misalkan dulu aku masih pelajar, dan mendatangi dealer mobil jaguar...
trus aku bilang ke salesnya, "jangan milyaran dong mas jual mobil jaguar, aku kan masih pelajar"
no... no...
harga mobil jaguar milyaran itu bukan karena aku masih pelajar, atau aku pengusaha, tapi ya memang cost produksi nya segitu, pricingnya segitu... harga yang melekat ke produknya, bukan karena profesi pembelinya...
paling-paling salesnya jawab "lho mas/mbak, aku kan ga maksa mbaknya beli mobil jaguar ini...."
loh kok ada gambar dealer jaguar? ya gpp biar pembaca dan penulis blog pada punya hehe
kalau merasa harga kucing mahal, dan belum terjangkau.. ya jangan dipaksakan atuh... masih banyak kok kucing-kucing yang bisa disayang.. mulai aja dari yang suka mampir ke rumah :)
but wait.. sepertinya aku de ja vu dengan modus seperti ini....
Prabu : jadi gimana? mas mau kucing gratis ya?
X : iya mbak.. aku minta hibah gratis aja ya kalau boleh...
Nah kan bener! hahaha...
Cerita ini jangan diambil serius ya... :D
Selamat pagi semua.. selamat ber-hari Rabu
sukses selalu..
Salam hangat dari Prabu Cattery :)
NB : Dalam rangka meningkatkan kualitas pemeliharaan dan kasih sayang, Prabu Cattery sedang mengurangi jumlah populasi kucing yang kami pelihara. cek kolom available atau kontak kami, sedang ada beberapa kucing available.. ada juga beberapa kucing yang belum sempat di foto. add kontak kami 0811 866 2060 (whatsapp) (Pin BB 768D1E8C)
Monday, March 24, 2014
9 Fakta Ajaib tentang Jilatan Kucing
Kucing secara naluri akan banyak menghabiskan waktu untuk membersihkan dirinya. Mereka secara rutin akan menyikat dan menyisir bulunya sendiri untuk melepaskan bulu-bulu mati yang akan berakibat gimbal dan juga membersihkan kulitnya dari bakteri dan parasit. Ada beberapa alasan dan fakta menarik mengapa kucing melakukan hal tersebut, diantaranya
1. Kucing merawat sendiri bulunya untuk menjaga dari infeksi, tampak bersih, dan merangsang sirkulasi darah namun selain itu juga untuk mengatur temperatur badan.
2. Karena bulu tebalnya, apalagi Kucing Persia , kelenjar kucing tidak seefektif milik manusia. Dalam cuaca yang panas atau setelah aktivitas yang berat, seekor kucing tidak dapat melepaskan cukup banyak panas,
3. Dengan menjilatkan air ludah ke bulunya, akan membantu membuat badan kucing sejuk. Menjilat bulu juga merangsang kelenjar lemak kulit.
4. Kelenjar ini mengeluarkan cairan berminyak yang membantu bulu kucing kedap air. Cairan tersebut juga mengandung sedikit vitamin D, yang kemudian dapat ditelan oleh kucing. Jadi, selain vitamin D didapat dari menjemur kucing (yang biasa dilakukan di PrabuCattery.com ) , juga didapat dari menjilat.
5. Kucing akan meng-grooming dirinya dengan urutan yang sama. Hal ini berlaku untuk semua jenis kucing, termasuk kucing persia, kucing exotic, kucing mainecoon, kucing anggora, kucing sphynx, kucing bengal dan lain-lain. Pertama dia akan menjilat bibir dan cakarnya untuk kemudian menggunakan cakarnya yang basah untuk membersihkan bagian kepalanya. Saliva/ air liur nya akan menghilangkan bau yang berasal dari makanan dan menjadikan dirinya “tidak berbau” untuk menghindari musuh yang mendeteksi melalui bau.
6. Tahap selanjutnya, kucing akan menggunakan lidahnya yang kasar untuk meng grooming kaki depan nya, pundak dan sisi-sisinya.
7. Lidah kucing ditutupi oleh banyak sekali kait-kait yang kecil yang berfungsi untuk mengangkat bulu-bulu mati dan kusut
8. Tulang belakang kucing yang fleksibel membuat kucing dapat menjangkau bagian analnya, kaki belakang dan juga ekor. Lalu kucing akan menggunakan cakar belakangnya untuk menggaruk kepalanya.
9. Beberapa kucing yang tumbuh besar secara bersamaan kadangkala saling menjilat dan membantu grooming satu sama lain, hal ini dilakukan untuk membangun ikatan yang kuat diantara mereka. Bahkan menjilat majikannya terkadang dilakukan juga oleh kucing-kucing.
Bagaimana? sudah tertarik untuk memelihara kucing? bisa langsung cari Daftar nama cattery di indonesia di link ini.. http://prabucats.blogspot.com/2012/12/daftar-cattery-di-indonesia.html
Jika merasa harga kucing ras masih terlalu mahal, yuk kita perhatikan kucing-kucing domestik yang berkeliaran di sekitar rumah kita saja.. sayangi mereka :)
Semoga berguna..
Prabu Cattery
jangan lupa add kontak kami
0811 866 2060 (whatsapp)
(Pin BB 768D1E8C)
(Pin BB 768D1E8C)
dan bergabung ke grup facebook Kucing Pedigree
Sunday, March 16, 2014
Jangan berikan makanan ini kepada kucing kita!
Pemberian pakan yang baik dan bernutrisi adalah hal penting karena merupakan sumber energi yang digunakan untuk aktivitas hariannya. Sering kali kita beranggapan bahwa makanan yang baik dikonsumsi oleh manusia, baik juga untuk dimakan oleh kucing kesayangan kita. Anggapan tersebut keliru,ada beberapa makanan yang merupakan pantangandan harus dihindari oleh kucing. Termasuk kucing persia kita. Apa saja sih… ? Berikut ini adalah daftar makanan yang terlarang untuk kucing kesayangan
Bawang
dan bawang putih
a
Bawang merah dan bawang putih jangan sampai termakan
oleh kucing, karena akan menyebabkan anemia.
Tomat
hijau dan kentang (mentah)
Tomat hijau dan kentang yang masih mentah, terutama
bagian daunnya mengandung alkaloid yang beracun bagi kucing. Dan berbahaya bagi
pencernaan kucing.
Anggur
dan raisins
Anggur dan kismis berbahaya untuk kesehatan ginjal
kucing
Cokelat
Walaupun sangat kita senangi, ternyata cokelat
berpengaruh buruk terhadap kucing. Pemberian cokelat akan menyempitkan pembuluh
darah sehingga dapat mengakibatkan serangan jantung pada kucing.
Alpukat
Daun pohon alpukat, buah dan kulit batang
tanaman nya cenderung semua beracun. Alpukat mengandung persin yang bisa
merusak otot jantung binatang. Gejala klinis keracunan biasanya ditandai dengan
muntah, diare, lesu dan kesulitan bernafas.
Mengenai kasus keracunan pada kucing pernah
dibhas oleh prabu cattery di link ini http://prabucats.blogspot.com/2012/03/keracunan-pada-kucing.html
Susu dan cream
Hati-hati memberikan susu pada kucing. Susu
dan cream (mengandung susu) mengandung enzim yang berbahaya bagi kucing.
Beberapa kucing tidak tahan diberikan susu dan mengakibatkan diare. Hal ini
disebabkan si kucing laktosa intoleran.
Saran penyajian : Sebagai solusi berikanlah
susu khusus kucing sebagai contoh KMR/ Royal Canin baby milk cat yang pernah digunakan oleh PrabuCattery.com. Susu khusus
kucing ini sudah diformulasi khusus untuk kucing bebas laktosa dan aman
dikonsumsi untuk kucing.
Ulasan lengakap mengenai pemberian susu untuk
kucing pernah ditulis di link ini http://prabucats.blogspot.com/2012/04/bolehkah-kucing-diberi-susu.html
Ikan
mentah
Pemberian ikan mentah dalam waktu yang lama
dalam jumlah yang banyak dapat mengakibatkan defisiensi vitamin B1 (thiamin) pada
kucing. Vitamin B1 sangat diperlukan untuk fungsi normal otot dan saraf, juga
berperan penting untuk regenerasi saraf.
Saran penyajian : Cara untuk menyajikan ikan sebagai pakan
kucing adalah dengan dimasak terlebih dulu. Jika ikan dipanaskan maka enzim
thiaminase akan rusak
Putih
telur mentah
Pemberian putih telur mentah pada kucing
akan mengakibatkan defisiensi biotin. Karena putih telur mengandung senyawa
avidin yang dapat mengurangi keterdediaan vitamin B biotin. Biotin adalah
kelompok vitamin B kompleks yang sangat dibutuhkan bagi kesehatan kucing.
Biotin bersifat memelihar kesehatan kulit dan rambut, sangat diperlukan untuk
pertumbuhan pencernaan dan agar otot berfungsi dengan baik. Vitamin ini pada
beberapa hewan mempengaruhi jumlah anak per kelahiran.
Saran penyajian : jika ingin menyajikan telur
utuh untuk kucing, lebih baik direbus terlebih dulu. Karena dapat mengurangi
avidin, namun sayang nya juga mengurangi nilai zat makanannya. Pemberian Kuning
telur lebih baik, akan tetapi yang perlu diingat, kandungan lemak kuning telur
relatif tinggi. Pemberian yang terlalu banyak dapat menyebabkan kegemukan.
Hati mentah
Hati mentah mengandung sangat banyak vitamin
A. Sedangan bagi kucing ada batas jumlah maksimum vitamin A yang dibolehkan.
Saran penyajian : Memasak hati sebelum
disajikan untuk kucing dapat menurunkan kadar vitamin A dan mematikan bibit
penyakit yang mungkin terdapat dalam hati tersebut.
Tulang
Tulang mengandung 30% kalsium dan 15% fosfor,
magnesium dan protein . Jenis makanan ini kekurangan lemak, asam lemak
esensial, dan vitamin. Pemberian tulang khawatir menyebkan tersangkut di
tenggorokan kucing,. Terlalu banyak tulang dapat menyebabkan sembelit.
Saran
penyajian : Masak tulang terlebih dulu dengan menggunakan panci khusus (presto)
hingga tulang lunak. Dan tanyakan ke pada dokter hewan mengenai jumlah yang
tepat untuk diberikan.
Xylitol
Xylitol merupakan pemanis buatan. Biasa ditemukan
dalam produk makanan seperti permen, pasta gigi dan obat kumur. Jauhkan produk
yang mengandung xylitol dari jangkauan kucing., karena jika tertelan akan dapat
menyebabkan kerusakan hati, gula darah rendah dan meningkatkan sekresi urin.
Toksisitas xylitol dapat menunjukan gejala penyakit kuning pada kucing.
Minuman
beralkohol
Minuman beralkohol akan berdampak buruk bagi saraf
kucing. Gejala keracunan bisa terjadi jika kucing meminumnya.
So, buat kucing jangan coba-coba deh..
bukan karena harga kucing yang mahal, tapi karena kucing sangat berharga untuk kita :)
semoga berguna ya..
Prabu Cattery
jangan lupa add kontak kami
0811 866 2060 (whatsapp)
(Pin BB 768D1E8C)
(Pin BB 768D1E8C)
dan bergabung ke grup facebook Kucing Pedigree
artikel lainnya :
Cara membuat cattery http://prabucats.blogspot.com/2013/10/syarat-dan-cara-membuat-cattery-di.html
Subscribe to:
Comments (Atom)

























